NaCl(s) + H2SO4(l) → NaHSO4 + HCl(g) (pada suhu sedang)
2 NaCl(s) + H2SO4(l) → Na2SO4 + 2HCl(g) (pada suhu tinggi)
Asam klorida memiliki banyak kegunaan industri, seperti dalam produksi berbagai klorida, plastik (seperti PVC dan poliuretan), pupuk, dan pewarna. Ini juga digunakan dalam industri fotografi, tekstil, dan karet, serta dalam produksi gelatin, pengolahan kulit dan produk pembersih rumah tangga.
Di laboratorium digunakan sebagai pengasam, menurunkan pH, penetral basa, membuat gas klor, gas karbon dioksida dan membuat garam-garam klorida (FeCl3, CaCl2, KCl dan sebagainya).
Dalam aneka industri digunakan dalam pembuatan cat celup, hidrolisis pati menjadi glukosa, dekstrin, membersihkan logam yang akan dilapisi.
Asam klorida digunakan dalam operasi pengawetan untuk menghilangkan karat dan kotoran lainnya dari karbon, paduan dan baja tahan karat, untuk mempersiapkan baja untuk aplikasi akhir dalam proyek bangunan dan konstruksi, dan dalam produk seperti badan mobil dan peralatan rumah tangga. Ini juga digunakan dalam aplikasi etsa aluminium dan pembersihan logam.
Asam klorida dapat menjadi bahan pembersih rumah tangga seperti pembersih toilet, pembersih ubin kamar mandi, dan pembersih porselen lainnya, karena sifat korosifnya yang membantu membersihkan noda membandel.
Asam klorida digunakan sebagai bahan kimia perawatan kolam renang, untuk membantu menjaga pH yang optimal di dalam air.
Industri makanan menggunakan asam klorida untuk mengolah berbagai produk makanan, seperti sirup jagung yang digunakan dalam minuman ringan, biskuit, kerupuk, saus tomat, dan sereal. Asam klorida juga digunakan sebagai pengasaman dalam saus, jus sayuran, dan makanan kaleng, untuk membantu meningkatkan rasa dan mengurangi pembusukan.
Ketika asam klorida dicampur atau direaksikan dengan batu kapur, ia menghasilkan kalsium klorida, sejenis garam yang digunakan untuk menghilangkan es pada jalan raya. Kalsium klorida juga memiliki kegunaan dalam produksi makanan sebagai zat penstabil dan zat pengencang, misalnya dalam makanan yang dipanggang, serta digunakan sebagai antimikroba.
Asam klorida digunakan dalam produksi baterai, bohlam lampu kilat, dan kembang api. Ini juga digunakan dalam pengolahan kulit, bangunan dan konstruksi, pengasaman sumur minyak dan menghasilkan produk gelatin
HCl sangat korosif pada mata, kulit, dan selaput lendir. Kontak kulit menyebabkan luka bakar dan jaringan parut yang parah. Menghirup asapnya bisa menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan saluran pernafasan. Menelan asam menyebabkan kerusakan jaringan pada selaput lendir, kerongkongan, dan lambung.
", "url" : "https://www.utakatikotak.com/tag/sifat-kimia-hcl", "publisher" : { "@type" : "Organization", "name" : "utakatikotak.com" } }