Cara Melindungi Besi dari Pengaratan
Ada sebuah fakta menarik terkait korosi ini. Amerika Serikat diperkirakan mengalami kerugian sampai 100 miliar dolar setiap tahunnya karena korosi logam. Lantas bagaimana cara untuk melindungi besi agar tidak mudah terkena korosi? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan.
Pertama, melapisi logam dengan cat. Cara ini terbilang yang paling mudah dan banyak dilakukan. Tetapi jika cat tergores, berlubang, atau apapun yang menampakkan bagian logamnya, maka karat dapat terbentuk di bagian itu.
Kedua, pasivasi, yaitu proses menon-aktifkan permukaan besi. Proses ini dilakukan dengan mereaksikan besi dengan oksidator kuat, seperti HNO3 pekat. Akan terbentuk lapisan tipis oksida dari reaksi tersebut.
Ketiga, mencampurkan besi dengan logam lain. Kecenderungan besi untuk teroksidasi akan berkurang ketika dicampur logam tertentu. Proses ini diaplikasikan salah satunya pada baja antikarat dengan mencampurkan besi dengan kromium.
Keempat, galvanisasi, caranya melapisi besi dengan seng. Potensial reduksi standar dari seng lebih kecil dibandingkan besi, sehingga seng lebih mudah teroksidasi. Jadi meski seng tergores, tidak akan berpengaruh karena besi bertindak sebagai katoda, bukan anoda (anodanya adalah seng).
Kelima, perlindungan katodik, yaitu dengan membuat besi menjadi katoda dalam sel galvanik. Logam yang biasa digunakan adalah Mg. Perlindungan katodik banyak digunakan untuk pipa besi di bawah tanah.
Meski banyak membawa kerugian, bagaimanapun proses pengaratan adalah proses yang alami yang pasti terjadi. Oleh karena itu, berbagai perlindungan penting dilakukan untuk mencegah korosi ini. Apakah sekarang kamu sudah paham tentang perkaratan?
", "url" : "https://www.utakatikotak.com/tag/pengaratan", "publisher" : { "@type" : "Organization", "name" : "utakatikotak.com" } }