Bali hidup dari sektor pariwisata. Maka tak heran jika banyak pemandu wisata yang kini menganggur. Saat Corona masih di China, masih ada sebagian pemandu wisata yang bekerja. Kemudian sejak corona masuk ke Indonesia tuh satu bulan setengah lalu, hilang sudah semua finansial kami, karena tidak ada lagi turis sama sekali. Hal ini dikarenakan semua pekerjaan pun sulit dicari, ia mencontohkan jika pemandu banting setir menjadi ojek online hingga kuli bangunan. Namun mencari pekerjaan kini sangat sulit, terutama bagi mereka.
Di Sulawesi Utara kondisinya tak beda jauh dari Bali. Banyak pemandu wisata yang kehilangan pekerjaan. Mereka kehilangan tamu karena sebagian besar turis asing berasal dari China. Saat ini para anggota HPI ada yang banting setir menjadi pengemudi online, berjualan, sampai berkebun menanam sayur dan palawija. Nggak cuma itu, ada juga pemandu wisata yang memilih jadi Youtuber.
Pemandu wisata di Jogja juga harus mengganti pekerjaan jika ingin terus menghasilkan uang. Mereka ada yang jualan masker maupun jualan makanan. Namun karena sudah bertahun-tahun menjadi pemandu wisata, tentu bukan hal mudah bagi mereka. Jadi pemandu wisata memang seharusnya mendapat prioritas bantuan terutama sembako dari pemerintah. Semoga pandemi ini segera berakhir agar mereka bisa bekerja seperti sedia kala.
", "url" : "https://www.utakatikotak.com/tag/pemandu-wisata", "publisher" : { "@type" : "Organization", "name" : "utakatikotak.com" } }