2. Suatu sel volta terdiri dari anode inert Pt dan katode logam Ag. Di anode, H2 teroksidasi menjadi ion H+ dan di katode, Ag+ tereduksi menjadi Ag. (Beberapaa elektrode inert yang digunakan dalam sel volta adalah Platina (Pt), emas (Au), dan grafit (C))
Reaksi sel: H2(g) + 2Ag+(aq) →2H+(aq) + 2Ag(s)
Notasi sel Volta:
3. Suatu sel volta terdiri dari anode Zn dan katode inert Pt. Di anode, Zn teroksidasi menjadi ion Zn2+ dan di katode, Fe3+ tereduksi menjadi Fe2+.
Reaksi sel: Zn(s) + 2Fe3+(aq) →Zn2+(aq) + 2Fe2+(aq)
Notasi sel Volta:
Supaya lebih faham lagi coba simak contoh solah notasi berikut ini ya.
Contoh soal notasi sel Volta
Tulis notasi sel volta untuk reaksi;
Jawab:
1. Dari persamaan reaksi, terlihat bahwa di anode, Al(s) teroksidasi menjadi Al3+(aq) dan di katode Sn2+(aq) tereduksi menjadi Sn. Elektrode di anode adalah Al dan elektrode di katode Sn.
Notasi sel volta: Al(s) | Al3+(aq) || Sn2+(aq) | Sn(s)
2.Dari persamaan reaksi, terlihat bahwa di anode, Zn(s) teroksidasi menjadi Zn2+(aq) dan di katode Cl2(g) tereduksi menjadi Cl–(aq). Elektrode di anode adalah Zn dan elektrode di katode adalah Pt.
Notasi sel volta : Zn(s) | Zn2+(aq) || Cl2(g) | Cl–(aq) | Pt(s)
Demikian ulasan mengenai notasi sel volta.. Semoga bermanfaat…..
", "url" : "https://www.utakatikotak.com/tag/NOTASI-SEL-VOLTA", "publisher" : { "@type" : "Organization", "name" : "utakatikotak.com" } }