9 Tanda Kita (Sebenarnya) Mem-bully Pasangan

Oleh : Rizki Anugrah Ramadhan - 01 September 2016 22:14 WIB

Saking nyamannya bersama pasangan, tanpa sadar kita melakukan hal - hal yang membuat dia malu dan tersinggung —bahkan marah. Meski tidak diucapkan olehnya, bukan berarti kita boleh terus melakukannya. Sst, itu termasuk bullying dalam hubungan, tuh. Segera evaluasi diri bila kita sering melakukan 10 hal berikut, ya.

1. Memanggil pasangan dengan julukan yang mengacu kepada kekurangannya. Misalnya ndut, item, rakus, dan sebagainya.
2. Membuat jokes dari kebiasaan jelek pasangan, contoh dia sering telat saat janjian dan kita seenaknya berkomentar, “Wah, lebih lama aku nungguin dia datang janjian dibanding lamanya hubungan kami!” kepada teman-teman dekat kita.
3. Senang merendahkan plus mengungkit-ungkit masa lalu pasangan saat bertengkat dengan pasangan.
4. Pasangan harus mendengarkan semua keluh-kesah kita, sementara kita malas mendengar ceritanya. “Kamu, kan, pria harusnya lebih tegar. Nggak perlu ngeluh melulu” biasanya jadi kalimat andalan kita untuk menghentikan ceritanya.
5. Memaksa pasangan memakai baju kembaran dengan kita, padahal dia sama sekali nggak suka model atau warna baju yang kita pilihkan.
6. Marah bila keinginan kita tidak dipenuhi oleh pasangan plus langsung menuduh, “Kamu nggak sayang lagi sama aku.”
7. Meminta bantuan untuk hal-hal remeh yang sebenarnya bisa kita lakukan sendiri. Mulai dari antar-jemput rumah-kantor-rumah, membelikan kita pembalut dalam perjalanan ke arah rumah kita, hingga membawa mobil atau motor kita ke bengkel untuk servis kendaraan.
8. Perhitungan saat pasangan melakukan kesalahan, misalnya lupa ulang tahun kita dan dia wajib memberikan hadiah yang cukup mahal.
9. Seenaknya memuji dan merangkul teman pria kita di depan pasangan dengan alasan ‘kan nggak ada rasa’—percayalah pria pasti merasa harga dirinya tercoreng!

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :